Ini hanyalah sebagian kecil keindahan isi perut bumi Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tanah yg dipermukaanya kelihatan tandus dan kering saat kemarau, menyimpan sistem aliran sungai bawah tanah dan keindahan ornamen gua yang luar biasa. Konon data terakhir, panjang gua yang sudah terpetakan baru 23km. Dan masih banyak lagi lorong yg belum terpetakan.Namun sangat disayangkan pada beberapa tempat pengotoran ornamen. Banyak dijumpai bekas sepatu bot dan telapak tangan. Rasa ketertarikan yang berlebihan dan kurangnya kesadaran menyebabkan vandalisme yang terkadang tidak disadari. Mengingat lokasi yang sulit diakses orang awam serta memerlukan peralatan dan teknik khusus, memberi gambaran bahwa para belakunya adalah penelusur gua. Hemm..orang2 yang seharusnya menjaga dan melindungi tempat ini.
Beberapa waktu lalu kami berkesempatan mengantar peneliti asal Australia, survei lokasi pengambilan sampel batuan, untuk mengetahui umur batuan gamping di tempat itu. Rencananya pengambilan sample akan di lakukan bulan November. Disamping memerlukan perijinan yang ketat mempertimbangkan juga agar pelaksanaanya sebelum memasuki musim penghujan. Luasnya area tangkapan air akan menyebabkan aliran air mengarah ke mulut luweng jaran dan menyebabkan banjir bandang.
Perlu diketahui juga foto2 ini dihasilkan dari kamera pocket canon. Jadibuat temen2 yg suka hobi kegiatan outdor dan punya kamera poket, mari bereksperimen terus.......