Pantai yang terletek di sisi selatan sebelah timur kabupaten Gunungkidul ini memang sangat layak untuk dikunjungi. Pantai ini pernah di gunakan untuk acara Asian Climbing Gathering, setelah acara ini gagal diadakan di fietnam karena Tzunami 2006 lalu(kalo ga salah Lho). Memang untuk masstourism fasilitasnya belum begitu komplit.
Setidaknya tersedia lapangan parkir luas, penginapan berupa rumah panggung (modelnya los-losan), MCK, Warung dengan berbagai masakan laut dan mushola. Tetapi buat yang doyan petualangan, alias special interest tourism fasilitasnya sangat berlimpah. Pantai yang indah, enak dinikmati baik pagi dan sore hari (Siang panas Brooo). Siangnya kita bisa berpuas2 menikmati suguhan alam.
Sisi sebelah barat pantai merupakan jajaran batuan yang sangat menantang untuk di panjat. Tentunyan agak berbeda dengan jenis batuan andesit, karena yang terdapat disini adalah batuan kapur. Berbagai vareasi jalur dapat di pilih, mulai artificial/aid climbing sampai sport climbing.
bagi yang pengen nonton aja. Ada smacam lapangan kecil beserta sebuah gubuk dengan pandangan lepas ke lautan. Disini nih paling enak menymbut senja. Matahari yang kembali ke peraduan nampak begitu eksotis di ufuk barat.
Bagi yang kurang begitu bisa climbing bisa mencoba menelusuri gua (caving). Tak jauh dari pantai ssiung terdapat 2 buah gua yang sudah disurfei dan sangat layak untuk di kunjungi, bahkan lebih dari layak karena dekorasi gua tersebut sangat luar biasa. Bahkan kita bisa bingung untuk melangkah karena hampir setiap tempat di tumbuhi oranamen gua.
sore atau malamnya kita bisa berpusa2 bakar ikan yang bisa di pesan di nelayan setempat. tempat yang begitu indah ini sangat layak untuk di pake kumpul orang banyak. Tapi blm ada listrik loh. Tapi kalo mo maksa, ada jg genset untuk di sewa,
Berdasar potensi inilah, kami beberapa penelusur gua dengan modal asa berusaha membantu sodara2 kami di tempat itu. Memberi sedikit bantuan keterampilan untuk pengelolaan tempat tersebut, agar nantinya tidak sekedar jadi penonton bila tempat ini berkembang. Seperti beberapa tempat wisata laen, yang di kelola baik oleh pemerintah maupun swasta yang kurrang berhasil. Biasanya babarap hak masyarakat setempat terenggut.
Bahkan sudah ada gagasan tempat ini akan di swakelola oleh pemerintahan desa, Menjadi Comunity Base Tourism. Namun sayang karena cekaknya dengkul kami, kami belum bisa menindak lanjuti untuk pelatihan berikut.
salam.........
Maaf sesi tebing ma pantainya ga komplit, cuma sambi lalu