Sesaat waktu seperti berhenti
Saat mata perlahan terpejam dan ruh perlahan serasa merayap meninggalkan tubuh dalam hening dan sendiri
Tubuh yang selama ini berjalan dengan tujuan, namun tak pernah meyakini kbenaran perjalanan yang telah terlalui
Dan ketika hari terus berganti
Ketika malam menjadi siang, siang berganti malam hingga siang datang kembali
Waktu berlalu begitu saja tanpa banyak meninggalkan bekas atau banyak bekas tertinggalkan terhapus begitu saja meninggalkan pertanyaan yang agaknya akan abadi
Oooh malam, Oooh siang
Sampai kapan kau akan berikan jawaban atas pertanyaan mendasar perihal keterciptaan sepatah kata "aku"
Sementara meraka diluar sana tlah temukan atau bahkan sama sekali tak acuhkan
Sedangkan aku masih terkukungkung dilorong ini sambil berjalan gontai mempertanyakan kebenaran2
Sesekali ruang kesadaran tersentuh
Namun sering kali dengan penuh kesadaran aku berjalan dengan ketidak benaran merasa bijak dengan berbagai pembenaran akal yang terkadang tak masuk akal
Sampai kapankah aku akan berjalan dengan ketidak benaran sambil mempertanyakan kebenaran
Entahlah, biarkan sang waktu membimbingku, biarkan sang surya yang tenggelam menyadarkanku, biarkan sang bayu yang berhembus melipur perihku, biarkan air yang mengalir sejukkan hati, biarkan alam raya yang berdendang menjadi guru membawaku untuk kembali berjalan pada jalan ridhoMU
nice note...
BalasHapusthx yah
BalasHapus