Suara yg kelak juga akan warnai sudut-sudut kotor bumi ini
Saat mata ini menatap muka suci itu, senyummu merekah tanpa beban
Seketika berjuta doa, harap dan asa melintas sperti ingin tertumpah
"nak jika kau besar nanti, ku boleh berharap kau jadi apa, tapi ku tak berhak memaksa kau jadi apa
Setidaknya bermanfaatlah untuk dirimu sendiri, karena kau akan bermnfaat tuk semua juga tanah air tercinta ini"
Kelak kau kan hidup di masa keremangan
Dimana tak ada lagi benar salah
Benar tak selalu benar, salah tak selalu salah
Salah ketika sedikit orang mengatakan benar
Benar ketika sedikit orang mengatakan salah
Benar atau salah hanyalah sederet kata diujung lidah tanpa makna
Benar atau salah hanyalah selarik aksara diujung pena tak mengena
Namun jangan pernah ragu melangkah,
Karena kau dibekali hati dan nurani
Gunakan meraba saat senja tiba
Jadikan pelita ketika kegelapan menerpa
Semoga Sang Pencipta selalu bersamamu dan menuntunmu
Amin
saya suka dengan tulisan ini bahkan mampu membuat mataku berlinang. pemikiran yang sama yang juga aku pikirkan. semoga si kecil akan tumbuh kuat dan memiliki jiwa yang besar. sehingga, ia tak mudah dijatuhkan oleh kesombongan dunia yang bahkan tak ada artinya. saya rasa, anakmu akan merasa beruntung membaca doa ini, saat dia sudah bisa membaca kelak:)
BalasHapusTerima kasih
BalasHapusIni kayaknya jadi keresahan tak berujung bagi semua orang tua yang masih waras
Semoga juga menjadi doa setiap orang tua di Indonesia & dunia
Amin
Terimakasih sudah berkunjung
Salam
Terima kasih
BalasHapusIni kayaknya jadi keresahan tak berujung bagi semua orang tua yang masih waras
Semoga juga menjadi doa setiap orang tua di Indonesia & dunia
Amin
Terimakasih sudah berkunjung
Salam